UNITED HEART – 14 Februari 2020
By : Ps. Chris Maynard
Panggilan untuk Mendengar dan Mengenal.
Pada saat Tuhan menyatakan bahwa Dia adalah gembala yang baik, Dia adalah Allah, dan se-level dengan Allah, itu tandannya Dia sedang memberi tahu saya bahwa saya mendapat suatu panggilan. Panggilan pertama adalah untuk mendengar dan mengenal-Nya, dan bukan untuk melayani.
- Pendengaran yang baik pasti menghasilkan sebuah
- pengenalan yang baik dan saya pasti bisa
- mengerti dengan baik, lalu saya pasti akan
- mengerjakan sesuatu dengan baik.
“Jika kita mau mengerjakan segala sesuatunya dengan baik, kita harus bisa mendengar, mengenal, dan mengerti dengan baik setiap Pesan-Nya.”
“Hati-hati! Karna jika kita memilih yang terbaik saja masih bisa salah, dan bagaimana jika kita memilih dengan tidak baik?”
- Mazmur 23
Even though I walk through the (sunless) valley of the shadow of death, I fear no evil, for You are with me; Your rod (to protect) and Your staff (to guide), they comfort and console me.
Staff: longer and thinner, with a hook or crook at one.
Rod: relatively short, heavy club-like device.
Gembala yang baik pasti akan mempergunakan suaranya untuk menuntun dombanya di jalan yang terbaik, walaupun harus melewati lembah kekelaman dan walaupun dalam keadaan seperti itu, TUHAN TETAPLAH BAIK dan saya tetap bisa mengerjakan pekerjaan-Nya dengan baik.
“kita tahu kita pasti dalam lindungan Tuhan, Penjagaan Tuhan itu pasti! Tapi Dia juga mau kita disiplin!”
Apa yang udah pernah Tuhan Pesankan (baik secara pribadi maupun melalui nabi-nabi-Nya), lakukan itu dan tetaplah percaya walau hanya dengan mendengarkan Pesan itu.
“Sejauh mana kita menjalankan visi dan percaya kepada-Nya, ketika Dia sudah memberitahukan setiap Pesan-Nya?”
Shepherds use a rod to protect the gentle and harmless flock from predators or reprimand unruly sheep that pick on others, eat the wrong plants, or are oblivious to danger. Sheep regularly see the shepherd use the rod and staff to protect, guide, lead, and get them out of jams.
Rod itu digunakan untuk melindungi dombanya dari predator yang memangsa, untuk mendisiplinkan domba yang keluar jalur.
“Pendisiplinan itu baik. Di jalan yang tidak baik, pendisiplinan itu akan menjadi baik, buat kehidupan kita yang baik, dan oleh gembala yang baik. Semuanya baik.”
“Tuhan mau memberikan suatu pendisiplinan Roh untuk tetap berada dalam Roh-Nya Tuhan.”
“Pendisiplinan itu gimana hati kita tau untuk tetap berada di trek yang tepat di tempat yang tepat, untuk hal yang tepat.”
Waktu kita sedang mendengar suara-Nya, Terkadang Gembalanya memang baik, tapi jalannya yang tidak selalu baik. Tapi percayalah stiap keputusan yang diambil seorang gembala adalah keputusan yang terbaik.
- 2 Timotius 1 : 6 – 13
Roh yang Tuhan berikan bukanlah roh ketakutan, tapi Roh yang Dia berikan adalah Roh untuk membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.
For God did not give us a spirit of timidity or cowardice or fear, but [He has given us a spirit] of power and of love and of sound judgment and personal discipline [abilities that result in a calm, well- balanced mind and self-control.
Kedisiplinan pasti akan terbentuk ketika kita mau menjalani pekerjaan-Nya secara maksimal. Waktu kita meremehkan Roh yang Tuhan beri, disaat itulah kita sedang melangkahi Dia.
“Disiplin bukan untuk mendengar Tuhan, tapi disiplin adalah salah satu point dari isi suara-Nya. Pastikan Diri kita mendengar dan mengenal-Nya dengan baik”.