Sonday Fellowship – 12 Januari 2020
By Ps. Chris Maynard S.T
Roma 8 : 1 – 17
Manusia jatuh dalam dosa
Ketika saya ga mengenal Allah dan tidak mau berusaha untuk mengenal Allah, Allah sendiri pasti akan memberikan pilihan bebas untuk diri saya sendiri. Dan stiap pilihan punya resikonya masing masing.
“Merasa tidak perlu mengakui Allah adalah keinginan hati akan kecemaran, hawa nafsu memalukan, dan pikiran terkutuk.”
Roma 4 : 1 – 8
Yesus + Iman + Pembenaran
Kasih karunia diberikan karena tidak mudah untuk kita dapatkan (kebaikan Tuhan). Pemberian karena sepihak dengan Allah!
Kasih karunia diberikan :
- Untuk kembali mengakui Allah
- Untuk Mengembalikan identitas yang hilang.
- Untuk Mengerjakan pekerjaan selanjutnya
Perlawanan ketika mendapat kasih karunia:
- Terlalu mudah dan akan mencoba untuk mencari jalan sendiri.
- Menganggap remeh kasih karunia itu (tidak mengerjakan pekerjaan selanjutnya)
Jangan sampe ada penolakan dalam diri kita akan kasih karunia yang telah diberikan.
“Kasih karunia dan iman diarahkan supaya saya bisa mengakui Allah dan melepas ikatan ikatan yang menjerat diri saya. Inilah yang dinamakan pembenaran.”
Roma 6 : 22 – 23
Hamba Allah
Hamba TUHAN adalah orang yang dimerdekakan dari dosa, karena mengakui Allah.
Saya adalah Hamba Tuhan.
Setelah dibebaskan, ayo serahkan juga diri mu kepada Tuhan untuk menaati stiap pengajaran.
- Serahkanlah diri mu : keputusan untuk bertindak
Roma 6 : 12 – 19
Sebuah tindakan keputusan menjadikan Kristus sebagai tuan atau master. Keputusan ini membawa kita untuk tidak berhenti belajar.
“Ga ada keadaan jatuh sampe ngegletak ketika kita masih dalam kasih karunia-Nya”
Roma 8 : 1 – 2
Semua penjelasan yang diberikan bertujuan agar kita mengerti harus bertindak apa sekarang.
- Keinginan itu sangat penting.
Keinginan:
- (n) Barang apa yang diingini (diinginkan)
- Peri-hal ingin : hasrat, kehendak, harapan
Kasih karunia itu diluar logika tapi bisa menghasilkan Roh
Keinginan dibedakan menjadi:
A. Keinginan daging > maut (segala sesuatu yang bisa membuat kita tidak hidup (sesuatu yang membuat kita tidak mengakui Allah))
B. Keinginan Roh > hidup + damai sejahtera (sesuatu yang bisa membuat kita punya harapan)
*Stiap keinginan punya buah dan sengsaranya masing masing.
Buah :
A. Buah dari daging adalah membuat rasa malu dan kematian
B. Buah Roh adalah pengudusan dan kekekalan
Sengsaranya :
A. Daging > hukuman
B. Roh > tekun, tahan uji, pengharapan
“Keinginan Roh tidak dapat dibuat buat hanya dengan berbuat baik dan aktif melayani. Keinginan Roh adalah cita cita Allah dan harapan Alah untuk manusia dan itulah yang dinamakan anak anak Allah.”
Markus 14 : 36
Kehendak Bapa
Salah satu sifat dasar anak Allah adalah menjalani dan mengingini Kehendak Bapak.
“Karena hanya seorang anak-lah yang dapat melakukan kehendak Bapak-Nya dengan cakap! Inilah kasih karunia.”