MESIR

Saturday fellowship – 5 Januari 2020
By : Commit Aswin

1. Abraham (pergi ke Mesir tapi tidak stay)
Kejadian 12 : 10 – 20, 13 : 10

Mesir memang punya berkat untuk dinikmati, tapi jangan stay di tempat itu, karna ketika kita stay, kita pasti nyaman dengan kondisi, dan nyaman bisa membuat kita lupa dimana seharusnya kita berada. Lupa dengan tujuan awalnya! Dan yang kena dampaknya adalah generasi selanjutnya.

Jika kita memandang tidak sesuai dengan cara pandang Tuhan mungkin akan terlihat baik, Tapi tetap saja itu bukan dari Tuhan. Bisa saja hal yang terlihat baik itu malah jadi menjerat kita dan menukar berkat Tuhan yang sesungguhnya.

Hanya Karna penyertaan Tuhan dan kemauan untuk terus berjalan bersama janji Tuhan yang bisa membuat kita tidak nyaman dengan suatu kondisi

2. Ishak (jangan pergi ke Mesir)
Kejadian 26 : 1 – 6, 12 – 13

Belajar untuk stay dan jangan berpatokan pada sebuah pengalaman (cara cara yang dilihat manusia) hanya untuk menyelesaikan suatu masalah, belajar untuk percaya dengan apa yang sudah Tuhan percayakan pada diri saya sendiri.

Tuhan mau saya melihat jalanNya Dengan cara yang berbeda, jadi jalani saja apa yang menjadi bagian mu!

3. Yusuf (stay dimesir)
Kejadian 37 : 12, 39 : 1 – 6, 41 : 55

Penyertaan Tuhan tidak pernah selesai, ketika kita sedang dalam proses panjang, bahkan sampai kita berhasilpun penyertaanNya masih ada. Jadi jangan pernah takut dengan proses, belajar percaya aja sama Tuhan.

#Yuk di proses

4. Bangsa Israel (jadi budak dimesir) dan Musa
Keluaran 1 : 7 : 14 | Amsal 24 : 10 | Keluaran 3 : 9 – 12

Dimasa kesesakan harusnya menjadi moment untuk kita mengumpulkan kekuatan bersama Tuhan.

Gunanya penyertaan Tuhan : Kita bukan siapa siapa tapi dia mau kasih kita peranan yang besar bahkan sangat sangat besar untuk mengerjakan pekerjaanNya.

Kalo kita udah ga ngerjain apa apa lagi pertanyaannya Tuhan masih nyertain kita atau ngga?

#Penyertaan Tuhan itu penting

Kesimpulan :

  1. Dalam stiap langkah hidup bersama Tuhan ada pengajaranNya yang berbeda beda dan unik. Semua bergantung Tuhan mau berbicara dan merencanakan apa kepada tiap-tiap orang, karna pasti akan berbeda.
  2. Ketika segala sesuatunya sudah bergantung pada Tuhan, kita mau ga bergantung dengan Dia.
  • Terkadang kita yamg memisahkan diri sendiri dari Tuhan.
  1. Identitas hidup saya dibumi ini hanya tentang penyertaan, rencana, dan janji Tuhan. Jadi kemanapun Tuhan bawa saya sekalipun ditengah ketidakpastian (Mesir : hitam), saya Tahu ada satu hal yang pasti (Tuhan, kebenaranNya, serta penyertaanNya)
  2. Dalam stiap perjalanan keempatnya pasti ada mezbah yang didirikan untuk mengingat.

• Pengkotbah 12 : 1

  • Mezbah : pengingat

Penting untuk stiap kita membangun mezbah agar kita bisa mengingat Tuhan.

Subscribe
Notify of
0 Wishes
Inline Feedbacks
View all comments